KETUA KPU SRAGEN LANTIK 100 PPK PILKADA 2020

SRAGEN – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen Minarso mengambil sumpah/janji sekaligus melantik 100 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sragen tahun 2020 yang diselenggarakan di Gedung IPHI Kecamatan Sragen, Sabtu (29/2/2020).

Pengambilan sumpah/janji dan pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Forkopimda, Camat se – Kabupaten Sragen, dan Rohaniawan.

Ketua KPU Sragen, Minarso mengatakan 100 anggota panitia pemilihan kecamatan yang masing-masing kecamatan terdapat 5 orang PPK pemilihan bupati dan wakil bupati Sragen tahun 2020 dengan masa kerja 9 bulan.

“Perlu diketahui, calon PPK yang mendaftar kemarin mencapai 472 orang. Itu artinya teman-teman yang hari ini dilantik sudah berjuang begitu ketat mencapai tahap ini,” kata Minarso.

Dari 472 orang pendaftar hanya diambil 100 orang di mana setiap kecamatan terdapat lima PPK yang bertugas.

Minarso mengatakan, 100 PPK terpilih telah melalui perdebatan dengan lima komisioner yang berada di KPU.

“Loyalitas teman-teman semua bukan kepada salah satu komisioner yang memasukkan tetapi loyalitas kalian ialah kepada KPU,” pesan Minarso.

Sementara Bupati Yuni dalam sambutan dan pengarahannya menyampaikan bahwa proses ini sangatlah penting untuk terciptanya pemilihan yang aman, tertib dan berkualitas.

“Rasa syukur dan terima kasih serta apresiasi kami sampaikan kepada KPU Kabupaten Sragen yang telah melaksanakan tahapan Pilkada yaitu pembentukan PPK di mana PPK ialah salah satu stakeholder pelaksanaan Pilkada,” jelas Bupati Yuni.

Bupati berpesan kepada anggota PPK agar bekerja secara maksimal, profesional, netral dalam menjalankan tahap-tahap pemilihan serta jeli dengan apa yang ada.

“Saya lihat yang dilantik muda-muda semua, semoga semangat bekerja, tanamkan loyalitas kepada bangsa dan negara, bukan kepada KPU, bisa lebih maksimal,” lanjut Bupati Yuni.

Selain itu PPK juga harus menguasai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku agar dapat membawa jalannya pemilihan tetap berada di koridor yang telah ditentukan.

Diakhir sambutannya Bupati Yuni juga meminta kepada camat untuk mempersiapkan kantor sekretariat bagi PPK di masing-masing kecamatan.

Bupati juga menambahkan siap mempersiapkan apa yang menjadi kebutuhan agar semuanya siap untuk bisa bersinergi dengan Pemda Sragen.

“Beberapa kali saya kunjungan ke daerah ternyata kapan pagelaran Pilkada 2020 belum banyak diketahui,” ujarnya.

Pihaknya meminta KPU dan Bawaslu untuk mulai mensosialisasikan tahapan pemilu dan juga pelaksanaan Pilkada yang akan terselenggara Rabu pahing 23 September mendatang.

“Saya akan membuat Sragen adem ayem, tetap guyub situasi apapun tidak akan mempengaruhi kepemimpinan kami,” harapnya.

“Mulai dari memberikan contoh, menjaga kerukunan, menghimbau masyarakat kalau pimpinan diatas bisa rukun kenapa tidak sampai kebawah. Politik yapolitik, pekerjaan ya pekerjaan,” imbuhnya. (MY_DISKOMINFO)

Sumber: http://www.sragenkab.go.id/berita-2009.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.