BUPATI SRAGEN INGATKAN MASYARAKAT AGAR CIPTAKAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA

SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sragen untuk menciptakan toleransi saling menghormati dan menghargai antar umat beragama.

“Hubungan yang baik tentu antara inter umat beragama dan antar umat agama sehingga kepercayaan dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan di Kabupaten Sragen bisa terwujud,” ungkap Bupati Yuni saat menghadiri Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan bagi Masyarakat (PAKEM) yang bertempat di Gedung Korpri Sragen, Kamis (27/02/2020).

Sosialisasi yang diikuti oleh sejumlah perwakilan tokoh agama di Kab. Sragen ini mengambil tema materi meliputi dasar hukum kepercayaan, kepercayaan dalam hidup keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Yuni menyampaikan adanya aliran baru di Indonesia yaitu Penghayat Kepercayaan sehingga perlu ada sosialisasi ke masyarakat.

“Pertemuan ini juga termasuk silaturahmi. Kita sama-sama berkumpul supaya orang lain juga tahu bahwa keadaan dan kepercayaan di Sragen hari ini ada penghayat kepercayaan,” terang Bupati.

Dengan adanya penghayat kepercayaan di Sragen, Bupati Yuni berharap seluruh masyarakat tetap menjaga kerukunan.

Bupati juga mengatakan penghayat kepercayaan telah tercantum dalam KTP sehingga sudah diakui oleh negara.

“Saya meminta kepada semua, apa pun problematika yang ada di bangsa tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas Bupati Yuni.

Bupati Yuni juga tidak setuju jika agama disamakan dengan dengan Pancasila. Menurutnya agama ialah apa yang dipercayai masing-masing individu sedangkan Pancasila ialah pemersatu bangsa.

“Di antara kita ini terdiri dari beribu suku bangsa, 34 provinsi demokrasi terbesar di dunia peringkat keempat. Apa yang bisa mempersatukan yaitu ideologi kita Pancasila itu yang harus dijaga dan diuri-uri,” harap Bupati Yuni.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen, Syarief Sulaiman Nahdi menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan apalagi menjelang Pilkada 2020.

Menurutnya, SARA merupakan isu yang sangat mudah untuk dipancing sehingga hal tersebut menjadi penekanan yang ia sampaikan dalam pertemuan. (MY_DISKOMINFO)

Sumber: http://www.sragenkab.go.id/berita-2008.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.